Wednesday, September 2, 2020

Kupas Tuntas Simple Future Tense

 


Assalamu'alaikum Sobat Kuy...

"Orang bijak belajar ketika mereka bisa. Orang bodoh belajar ketika mereka terpaksa." (Arthur Wellesley)

Kita awali dengan kata-kata motivasi ya. Semoga semakin semangat lagi dalam belajarnya. Nah, sekarang kita akan membahas mengenai Simple future tense. Apasih Simple future tense itu? dan kapan waktu yang tepat menggunakannya? Sabar ya, hehe. Bagi sobat-sobat yang belum membaca pembahasan kita sebelumya boleh di baca dulu ya pembahasan tentang Past perfect continuous disini

Pengertian Simple Future Tense

Simple future tense merupakan suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu kejadian/ aktivitas yang akan terjadi di masa mendatang.

Contoh:
(*) Sony will watch a concert next weekend.
Sony akan menonton sebuah konser akhir pekan depan.

Bisa juga digunakan dalam conditional sentence (kalimat pengandaian) tipe pertama.

Contoh:
(*) I will buy this big house if I win the tender.
Aku akan membeli rumah besar ini jika aku memenangkan  tendernya (penawarannya).

Juga bisa digunakan sebagai permintaan (request) dan tawaran (oferring).

Contoh:
(*) Will you open the door?
Maukah kamu membukakan pintunya?

(*) Shall I take your book?
Haruskah saya mengambil bukumu?

Agar lebih paham coba kuy perhatikan penggambaran dan rumusnya dulu ya.

Penggambaran Simple Future Tense



Tanda silang (x) berada disebelah kanan, menandakan bahwa kejadian/ aktivitas yang terjadi berada di dalam waktu future (masa depan).

Rumus Verbal Simple Future Tense


Dalam bahasa Inggris modern modal auxiliary verb "Will" lebih sering digunakan dibandingkan dengan "Shall". Namun perlu diketahui juga bahwa "Shall" masih bisa digunakan biasanya untuk subjek "I" dan "We".

Contoh Penggunaan di Dalam Kalimat

(+) Rista will visit to her granny next week.
(-) Tono and Tony will not play soccer after school.
(?) Will you join an English test at Kuylearning.com?

Perlu diketahui juga untuk sobat-sobat kuy bahwa Simple future tense juga bisa dibentuk dari phrasal modal "be going to". Jadi rumusnya akan seperti ini:

(+) S + be + going to + Verb 1
(-)  S + be + not + going to + verb 1
(?) Be + S + going to + verb 1 ?

Catatan:
"Be" disini harus diubah sesuai dengan konteknya ya, karena "be" terletak langsung setelah/ sebelum subjek. Konteksnya disini adalah waktu future. Untuk waktu present dan future maka "be" yang digunakan yaitu: is/ am/ are. Penggunaanya sesuai dengan subjek ya. Misalnya untuk subjek "I" menggunakan be "am", subjek "She/ he/ it/ Ana/ cat" menggunakan be "is", dan untuk subjek "you/ they/ we/ Tono and Rio/ Horses" maka menggunakan be "are".

Contoh kalimat:
(+) I am going to buy an ice cream.
(-) She is not going to come to your house tonight.
(?) Are you going to leave this town tomorrow morning?

Perluas wawasan sobat semua dengan berlatih membuat contoh kalimat seperti yang sudah dicontohkan Mimin diatas ya.


Contoh Penggunaan di Dalam Kalimat

(+) Sherly will be angry with you.
(-)  Rudy will not be absent next week.
(?) Will the client be satisfied?

Catatan:
"Will not" bisa disingkat menjadi "won't".

Alhamdulillah sudah selesai pembahasan kita pada kesempatan kali ini. Jika sobat sekalian masih ada yang belum dimengerti silahkan menuliskan komentar dibawah ya. Insya Allah pasti Mimin jawab.

Untuk kritikan dan sarannya juga sangat penting demi pengetahuan dan kemajuan Mimin dalam menulis artikel ya sob. Semangat terus dalam belajar. Salam Kuy!

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...


Monday, August 31, 2020

Kupas Tuntas Past Perfect Continuous Tense



   Assalamu'alaikum sobat kuy.

Pada artikel kali ini, Mimin mau membahas mengenai Past Perfect Continuous Tense. Akan tetapi sebelum kita bahas, bagi sobat-sobat yang belum tau apa itu Past Perfect Tense, kalian bisa klik disini ya. Nah, jika sudah kuy langsung saja kita bahas.

Pengertian Past Perfect Continuous Tense

Past perfect continuous tense merupakan  suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan kejadian/ aktivitas yang terjadi pada waktu lampau (di masa lalu) dan masih berlangsung ketika peristiwa lain terjadi. Sama seperti yang pernah kita bahas bahwa untuk bentuk perfect continuous lebih menekankan durasi dari suatu kejadian/ aktivitas tersebut.
Biar lebih paham kuy kita lihat penggambarannya di bawah ini ya.

Penggambaran dari Past Perfect Continuous Tense.




(a) Menekankan durasi dari suatu aktivitas yang sedang berlangsung sebelum aktivitas atau waktu yang lain terjadi di masa lampau.
Contoh:
(*) The police had been looking for the criminal for two years before they caught him.

(b) Bisa juga mengungkapkan suatu aktivitas yang sedang berlangsung baru-baru ini sampai waktu/ aktivitas lain terjadi di masa lampau.

Contoh:
(*) Her eyes were red because she had been crying.

Bagaimana Sobat, ada gambaran bukan? Nah sekarang kita pelajari bagaimana kalimat tersebut diatas bisa terbentuk, disimak rumusnya ya.

Rumus Verbal Past Perfect Continuous Tense


Contoh Penggunaan di Dalam Kalimat

(+) Nesya had been playing a piano for an hour before I accompanied her.
(-)  The Vendors had not been closing their stalls on the street when the raids started.
(?) Had Tino been riding her new motorbike for two hours before the traffic police stopped her?

Rumus Nominal Past Perfect Continuous Tense


Contoh Penggunaan di Dalam Kalimat

(+) Tony had been (being) a soccer player before he finished a high school.
(-)  Chintya had not been (being) tired before she started to do her work. 
(?) Had Leo been (being) in his training place before his coach arrived?

Nah mungkin sampai disini pembahasan kita kali ini, semoga bisa bermanfaat untuk sobat-sobat kuy semua. Jika masih ada yang kurang paham boleh tulis saja komentar di bawah ya. Semangat terus belajarnya. Salam Kuy!

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Thursday, July 9, 2020

Kupas Tuntas Past Perfect Tense


   Assalamu'alaikum sobat kuy.

Well, sobat sebelumnya kita sudah bahas ya mengenai Past Continuous Tense. Bagaimana sudah paham kah? Untuk sobat-sobat yang belum membacanya atau belum paham boleh dibaca lagi ya. Sekarang kita masuk ke pembahasan selanjutnya yaitu Past Perfect Tense.

Pengertian Past Perfect Tense

Jika past untuk masa lampau dan perfect untuk kejadian/ aktivitas yang sempurna selesai. Nah, jadi kapan nih penggunaan untuk Past Perfect Tense ini? Mimin jelasin ya. Past Perfect Tense digunakan untuk menyatakan kejadian/ aktivitas yang telah lengkap (sempurna) dilakukan sebelum kejadian/ aktivitas lain terjadi di masa lalu.

Penggambarannya



Contoh:

(*) The thieves simply walked in. Someone had forgotten to lock the door.
(*) Until yesterday, I had never heard about it.
(*) My Parents had already eaten by the time I got home.

Tambahan:

Jika terdapat after atau before di dalam kalimat maka present perfect tense terkadang tidak terlalu dibutuhkan karena waktu yang berhubungan sudah jelas, perhatikan dua kalimat dibawah ini:

(a) Sam had left before we got there.
(b) Sam left before we got there.

(a) menggunakan past perfect tense, (b) menggunakan simple past. Keduanya memiliki arti yang sama.

Tapi jika tidak terdapat before atau after di dalam kalimat, maka present perfect tense sangat dibutuhkan ya supaya tidak terjadi kesalahan komunikasi.

Coba Bandingkan:

(a) Sam had left when we got there. = first: Sam left, second: we got there.

(b) Sam left when we got there. = first: we got there, second: Sam left.

Nah bahaya kan? hehe. Sekarang kita kasih rumusnya ya.

Rumus Verbal Past Perfect Tense


Contoh Penggunaan di Dalam Kalimat

(+) Jessie had eaten her food when I arrived.
(-)  The mechanics had not checked  the car's tires before uncle asked.
(?) Had children had lunch before they played? Yes, they had/ No, they had not.

Rumus Nominal Past Perfect Tense


Contoh Penggunaan di Dalam Kalimat

(+) Joe had been at home before his mother came.
(-) Layla had not been in her new office when her boss needed her help.
(?) Had she been a singer when she was eight years old?

Nah, sampai sini semoga sobat-sobat paham ya. Untuk contoh kalimatnya kalian bisa latihan sendiri ya agar cepat memahaminya juga. Semangat terus dalam belajar ya. Salam Kuy!

   Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
 

Tuesday, July 7, 2020

Kupas Tuntas Past Continuous Tense



   Assalamu'alaikum sobat kuy.

Pada materi sebelumnya kita sudah membahas mengenai Simple Past Tense. Bagaimana pemahamannya? Jika kurang paham bisa beri komentar ya di bawah. Dan buat yang belum membacanya boleh di klik link tersebut untuk belajar ya.

Pengertian Past Continuous Tense

Apasih itu? Kapan digunakannya? Sabar-sabar sobat kuy, Mimin jelasin ya. Jadi Past Continuous digunakan untuk menyatakan kejadian/ aktivitas yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lampau atau terjadi pada saat tindakan yang lain terjadi.

Mimin perjelas dengan gambar

Penggambarannya


Tambahan:

Jika di dalam kalimat terdapat kata hubung "when" dan klausa when menggunakan simple past tense, maka kalimat past continuous tense terjadi lebih dahulu.

Kasih contoh deh biar jelas.

(*) I was walking down the street when it began to rain.
  • First : I was walking down the street.
  • Second : It began to rain.
Kalimat yang digaris bawahi adalah yang dimaksud dengan klausa when ya sobat. 

Jika menggunakan kata hubung "while", maka akan seperti ini:

(*) While I was walking down the street, it began to rain.
  • First : I was walking down the street.
  • Second : It began to rain.
Maka sama saja ya, klausa yang menggunakan past continuous tense terjadi lebih awal.

Well, kuy kita ketahui rumusnya seperti apa sih.

Rumus Verbal Past Continuous Tense


Kalau sobat kuy sudah membaca Cara Mudah Menghafal 16 Rumus Tenses, maka rumus mudahnya untuk continuous adalah be + verb-ing. Jika pada present "be" nya adalah is/am/are, nah untuk past "be" nya adalah was/ were.

Contoh Penggunaannya di Dalam Kalimat.

(+) People were rowing in their boat when the storm happened.
(-) Sinta was not watering the flowers when you passed in front of her house.
(?) Was the driver taking a business man to a strange place at 7 a.m yesterday? Yes, he/she was or No, he/she was not

Nah, kalian bisa bikin contoh sendiri ya selain dari contoh-contoh diatas yang sudah Mimin kasih.

Bagaimana rumus kalimat nominalnya ya? Kuy di scroll lagi, hehe.

Rumus Nominal Past Continuous Tense


Untuk waktu continuous biasanya rumus nominal mengikuti tenses yang sebelumnya. Namun diatas hanya untuk pengetahuan bahwa terdapat (being) sebelum complement. Memang sangat jarang digunakan tapi kita juga perlu untuk mengetahuinya.

Contoh Penggunaannya di Dalam Kalimat

(+) Anton was (being) careful to eat.
(-) Arin and Sinta were not (being) a doctor.
(?) Were those people (being) poor? Yes, they were/ No, they were not

Nah, semoga pembahasan diatas bisa menambah ilmu sobat-sobat semua ya. Semangat belajarnya. Jika masih ada yang belum jelas silahkan beri komentar ya. Insya Allah dijawab. Salam Kuy!

   Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sunday, June 28, 2020

Kupas Tuntas Simple Past Tense



   Assalamu'alaikum sobat kuy.

Bagaimana kabarnya sobat sekalian semua? Semoga selalu sehat dan tetap semangat dalam belajarnya ya. Pada pembahasan sebelumnya kita sudah membahas tentang Present Perfect Continuous Tense. Untuk sobat lainnya yang belum membacanya boleh di klik tautan tersebut ya agar terstruktur belajarnya dan mempermudah sobat-sobat dalam memahaminya.

Pengertian Simple Past Tense

Oke, jika sudah kita langsung bahas ya apa sih Simple Past Tense itu? Dan kapan sih waktu yang tepat untuk menggunakannya? Mimin jelasin ya. Jadi Simple Past Tense itu digunakan untuk menandakan suatu aktivitas/ kejadian yang terjadi pada waktu tertentu di masa lalu. Untuk keterangan waktunya sangat dibutuhkan ya sobat di dalam kalimat. Jika tidak ada keterangan waktunya biasanya lebih cocok menggunakan Present Perfect yang sudah kita bahas disini ya.

Seperti biasa Mimin akan perjelas lagi dengan gambarannya ya.

Penggambarannya


Tambahan:

Jika di dalam kalimatnya terdapat kata hubung "when" dan kedua klausa menggunakan Simple Past, maka kejadian/ aktivitas yang ada di klausa when terjadi lebih dulu. Bingung ya? Tenang Mimin bantu perjelas dengan contoh kalimatnya.

(*) I stood under a tree, when it began to rain.
  • First: The rain began.
  • Second: I stood under a tree.
Yang digaris bawahi kalimatnya itu yang Mimin maksud dengan klausa when ya sobat. Jadi yang terjadi pertama yaitu hujan turun baru kejadian selanjutnya saya berdiri di bawah pohon.

Sampai sini paham ya? Yuk kita bahas rumusnya.

Rumus Verbal Simple Past Tense


Jika pada Simple Present Tense sobat-sobat akan menemukan Verb s/es pada subjek seperti she, he, it yang jika berada di kalimat negative dan interrogative kembali menggunakan Verb 1 karena tambahan s/es nya digunakan untuk auxiliary verb yang letaknya setelah/ sebelum subjek (do menjadi does). Nah di Simple Past Tense juga demikian ya karena terdapat auxuliary verb (kata kerja bantu) sebelum verb di kalimat negative dan interrogative, maka auxiliary verb yang diubah menjadi verb 2 (do menjadi did). Did merupakan verb 2 dari do.

Contoh Penggunaannya di Dalam Kalimat

(+) I repaired my bike last Saturday.
(-) My mother did not go to the market this morning.
(?) Did uncle cut the tree last week? Yes, he did/ No, he did not

Seperti biasa Mimin minta sobat-sobat bikin contoh kalimatnya sendiri ya selain contoh yang Mimin sudah kasih.

Sekarang kita bahas kalimat nominalnya akan seperti apa sih? Kuy langsung aja.

Rumus Nominal Simple Past Tense


Auxiliary verb yang digunakan disini yaitu was dan were ya karena was dan were merupakan bentuk verb 2 dari be (tobe) ya sobat-sobat. Jika di Simple Present maka tobe nya is/am/are ya.

Contoh Penggunaanya di Dalam Kalimat

(+) She was at home yesterday.
(-) They were not born in the same year.
(?) Was he a teacher? Yes, he was/ No, he was not.

Keterangan Waktu yang Sering Digunakan

- Yesterday Kemarin 
- This morning Tadi pagi 
- Last year  Tahun lalu 
- Two days ago                Dua tahun lalu 
- Last night  Semalam 
- Last week Minggu lalu 

Oke, sobat-sobat semuanya cukup sampai disini pembahasan kita kali ini semoga bisa menambah pemahaman kalian semuanya ya. Jika masih ada yang kurang jelas dalam penjelasan di atas boleh diberi komentar juga dibawah ini ya. Semangat belajar selalu. Salam Kuy!!!

   Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saturday, June 27, 2020

Kupas Tuntas Present Perfect Continuous Tense


Assalamu'alaikum sobat kuy.

Sebelumya kita sudah membahas tentang Present Perfect Tense. Bagaimana pemahaman kalian? Untuk sobat-sobat yang belum paham/ belum membacanya silahkan dibaca dulu ya dan jika masih kurang jelas kalian bisa beri komentar juga di bawah ya.

Pengertian Present Perfect Continuous Tense

Kita kuy ke pembahasan sekarang ya. Kita akan belajar mengenai Present Perfect Continuous Tense. Tenses ini digunakan untuk menyatakan kejadian/ aktivitas yang dilakukan di masa lalu dan masih berlanjut sampai sekarang atau baru saja selesai. Perbedaannya dengan Present Perfect adalah Present Perfect Continuous lebih menekankan durasi pada suatu kejadian/ aktivitas. Tidak peduli apakah kejadian/ aktivitas tersebut sudah selesai atau belum.

Mimin perjelas lagi dengan gambarannya ya.

Penggambarannya


Pada point (a) Digunakan untuk menunjukan durasi dari suatu aktivitas/ kegiatan yang dimulai di masa lalu dan terus berlanjut ke masa sekarang. Biasanya keterangan waktu yang digunakan itu seperti: for, since, all morning, all day, all week.

(*) I have been waiting here since nine o'clock.
(*) It has been raining all day. It is still raining right now.

Pada point (b) Ketika digunakan tanpa disebutkan waktu yang spesifik, maka itu menunjukkan suatu aktivitas/ kejadian umum yang sedang berlangsung baru-baru ini.

(*) My back hurts, so I have been sleeping on the floor lately. The bed is too soft. 
(*) All of the students have been studying hard. Final exams start next week.

Mimin tambahkan. Ada kata kerja tertentu terutama live, work, teach. ada sedikit atau bahkan tidak ada perbedaan dalam arti dalam penggunaan tenses Present Perfect dan Present Perfect Continuous jika since dan for digunakan.

(*) I have lived here since 1996.
     I have been living here since 1996.

(*) He has worked at the same store for ten years.
     He  has been working at the same store for ten years.

Sekarang Mimin kasih tau rumusnya ya.

Rumus Verbal Present Perfect Continuous Tense


Sebenarnya sama saja ya sobat sama pembahasan yang sebelumnya mengenai penambahan -s/-es. "Have" apabila ditambahkan -s/-es menjadi "has" ya bukan "haves". Dan kegunaan have/ has dalam rumus tersebut hanya sebagai kata kerja bantu ya (auxiliary).

Mimin kasih contoh penggunaannya dalam kalimat ya.

Contoh Penggunaan Di Dalam Kalimat

(+) Tom has been painting his room since this morning.
(-) Father and Mother have not been visiting Paris for six months.
(?) Has your uncle been driving a car since he was young? Yes, he has/ No, he has not.

Selebihnya, silahkan kalian beri contoh-contoh lagi ya dari rumus yang sudah Mimin kasih.

Rumus Nominal Present Perfect Continuous


Untuk rumus diatas, seperti yang ada di Present Continuous yang kita bahas sebelumnya ya untuk kata "being" Mimin kasih dalam kurung. Karena jarang digunakan untuk penggunaannya di kalimat nominal pada Present Perfect Continuous ini, maka biasanya "being" jarang sekali digunakan. Ini Mimin share untuk pengetahuan saja ya.

Contoh Penggunaannya Di Dalam Kalimat

(+) Ferdyan has been (being) in the pool. 
(-) All the movie viewers have not been (being) very entertained yet.
(?) Has your uncle been (being) in USA? Yes, he has/ No, he has not.

Dilanjutkan dengan sobat-sobat belajar ya membuat contoh kalimat yang lainnya. Harus semangat belajarnya. Dimanapun ya bukan hanya disini kalian juga boleh cari referensi lain untuk menambah ilmu. 

Keterangan Waktu Yang Biasa Digunakan

  • For                    = selama
  • Never                = tidak pernah
  • All morning        = sepanjang pagi
  • Since                 = sejak
  • The whole night  = sepanjang malam
  • All afternoon      = sepanjang sore
  • Until now           = sampai sekarang
  • Up to now          = sampai sekarang
  • Up to present     = sampai sekarang
Baiklah sobat-sobat, sampai sini dulu akhir pembahasan kita pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan juga Mimin butuh saran dan kritikannya ya boleh tulis di komentar. Salam Kuy!

   Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Monday, June 22, 2020

Kupas Tuntas Present Perfect Tense



   Assalamu'alaikum sobat kuy.

Masih semangat kan ya belajarnya? Sebelumnya kita sudah belajar Present Continuous Tense. Nah untuk kalian yang belum membacanya boleh di klik dulu link tersebut ya.

Pengertian Present Perfect Tense

Oke, sekarang yang akan kita bahas yaitu tenses ketiga Present Perfect Tense. Tenses ini digunakan untuk menyatakan kejadian/ aktivitas yang dilakukan sebelum sekarang pada waktu yang tidak spesifik. Jika waktu spesifik disebutkan, maka Simple Past Tense yang digunakan.

Seperti biasa, Mimin bantu perjelas dengan gambar.

Gambaran


Pada gambar diatas ada 3 point ya kegunaan dari Present Perfect Tense ini. Mimin akan jelaskan satu persatunya.

Pada point (a) yang artinya "Sesuatu yang terjadi sebelum sekarang pada waktu yang tidak spesifik". Jika ada spesifik waktu yang disebutkan, maka Simple Past yang digunakan: I saw that movie last night.

(*) They have moved to a new house.
(*) Have you ever gone to Bali?

Point (b) menjelaskan bahwa tenses ini mengungkapkan pengulangan suatu kejadian/ aktifitas yang terjadi sebelum sekarang.

(*) I have flown on an aeroplane many times.
(*) I have written a letter every other day for the last two weeks.

Dan point (c) menerangkan jika "for" dan "since" digunakan didalam kalimat, maka itu mengekspresikan kejadian/ aktifitas yang dimulai pada masa lampau dan berlanjut pada masa sekarang.

(*) I have been here since nine o'clock. (kalimat nominal)
(*) I have known her for many years.

Perhatikan perbedaan penggunaan since dan for ya:

* since (sejak) + a particular time (waktu tertentu)
* for (selama) + a duration of time (durasi waktu)

Sudah ada gambaran ya sobat-sobat. Kuy kita lihat rumusnya.

Rumus Verbal Present Perfect Tense


Sebenarnya sama saja ya sobat sama pembahasan yang sebelumnya mengenai penambahan -s/-es. "Have" apabila ditambahkan -s/-es menjadi "has" ya bukan "haves". Dan kegunaan have/ has dalam rumus tersebut hanya sebagai kata kerja bantu ya (auxiliary).

Mimin kasih contoh penggunaannya dalam kalimat ya.

Contoh Penggunaan Di Dalam Kalimat

(+) Mother has cooked a fried rice.
(-) Maria has not changed her shoes.
(?) Have children taken a bath? Yes, they have/ No, they have not

Perhatikan Verb 3 ya, cooked, changed, taken. Nah sudah mulai ada yang bertanya ya kenapa take jadi taken ya, kan cook jadi cooked, change jadi changed, bukannya tinggal nambahin akhiran -ed saja ya?

Perlu sobat ketahui untuk perubahan verb yang ditambahkan -ed form saja itu disebut "Regular Verbs" / Kata Kerja Beraturan, beda dengan take yang menjadi taken di verb 3 ya. Itu merupakan salah satu verb yang disebut "Irregular Verbs" / Kata Kerja Tidak Beraturan. Nah ini PR buat sobat learners ya. Tapi tenang jangan dihafalin semuanya, nanti sobat udah males duluan. Hehe, sama kaya Mimin kalau udah ngeliat banyak biasanya jadi males. Maka dari itu Mimin saranin untuk sobat-sobat hafalkan saja Irregular Verbs nya ya. Nanti kan mudah jika tidak ada di Irregular verbs tinggal menambahkan -ed saja di akhirnya.

Well, lanjut lagi ke kalimat nominal ya sobat. Kuy!

Rumus Nominal Present Perfect Tense


Langsung pada contoh pemakaiannya di dalam kalimat ya sobat.

Contoh Penggunaan Di Dalam Kalimat

(+) Joe has been at school.
(-) Father has not been in his office yet.
(?) Has she been a dancer? Yes, she has/ No, she has not.

Cukup mudahkan sobat? Mimin harap kalian sering latihan untuk membuat kalimat-kalimat menggunakan tense ini ya. Selanjutnya, Mimin tambahkan kata keterangan waktu yang sering muncul/ digunakan dalam tense ini.

Keterangan Waktu (Adverbial of time):


- For               = selama
- Already        = sudah
- Lately           = akhir-akhir ini
- Since            = sejak
- Recently       = baru-baru ini
- Until now      = sampai sekarang
- Never           = tidak pernah
- Ever             = pernah
- Just              = baru saja
- Not...yet      = belum
- Up to now    = sampai saat ini

Nah itulah pembahasan kita kali ini ya sobat-sobat. Apabila masih ada hal yang kurang jelas bisa di beri komentar di bawah ya nanti InsyaAllah Mimin jelaskan lagi pada bagian yang belum paham.

Semoga bisa bermanfaat ya. Semangat selalu belajarnya karena hanya dengan pendidikan yg bisa merubah dunia. Salam Kuy!

   Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...   

Tuesday, June 16, 2020

Kupas Tuntas Present Continuous Tense



   Assalamu'alaikum sobat kuy.

Pada artikel sebelumnya, Mimin membahas Kupas Tuntas Simple Present Tense. Nah bagi kalian yang belum membacanya silahkan dipelajari dulu ya sebelum kita masuk ke pembahasan selanjutnya agar pembelajaran kita terstruktur ya mempermudah sobat-sobat belajar juga.

Pengertian Present Continuous Tense

Sekarang kita akan membahas tenses kedua yaitu Present Continuous Tense. Ada yang sudah tahu? Mimin bantu jelasin ya. Tenses ini digunakan untuk menyatakan kejadian/ aktivitas yang sedang berlangsung pada saat berbicara, dimulai di masa lalu berlanjut pada saat ini dan mungkin akan berakhir pada beberapa waktu di masa depan.

Mimin coba perjelas pengertian yang tadi melalui media gambar ya.

Gambaran


Contoh Kalimat

Mimin kasih contoh kalimatnya ya. Kuy Perhatikan!

1. Kejadian yang sedang berlangsung pada saat berbicara
    e.g   Sinta is writing a letter now. 
           Aldo and Supri are not taking a bath right now.

2. Perbuatan yang sudah direncanakan akan dilakukan di masa mendatang. Keterangan waktu harus disebutkan untuk fungsi ini.
    e.g   Robby is painting his room tonight.
           My uncle is going to Surabaya tomorrow morning.

3. Menyatakan perubahan situasi.
    e.g   The population in Indonesia is rising rapidly.

Masih bingung ya? udah di kasih contoh aja tapi belum dikasih rumusnya, hehe. 

Rumus Verbal Present Continuous Tense


Untuk penjelasan S, dan O, pada gambar di atas tidak perlu Mimin jelasin lagi ya. Nah disini kita berjumpa dengan Verb-ing.Verb ing adalah kata kerja yang kerap digunakan dalam continuous atau progressive tense. Verb-ing adalah kata kerja asli atau bisa disebut bare infinitive yang kemudian ditambahkan akhiran -ing menjadi Verb-ing (Present Participle). Tetapi perlu diketahui bahwa Gerund juga merupakan kata kerja yang berakhiran -ing. Akan tetapi Gerund berfungsi sebagai nominal dalam suatu kalimat, sedangkan Present Participle fungsinya tetap sebagai kata kerja dalam kalimat. Jangan ambil pusing dulu ya sobat-sobat, nanti juga akan kita bahas tuntas apa itu Gerund.

Kembali ke topik ya. Mimin kasih contoh rumus diatas tadi bagaimana penggunaannya dalam kalimat:

Contoh Penggunaan Di Dalam Kalimat

(+)   My young brother is playing a ball in the garden.
(-)    Antony is not selling fried chicken.
(?)   Are you coming to your friend's party? Yes, I am/ No, I am not.

Perhatikan kata kerja come. Koq jadi coming Min bukannya comeing, kan kata Mimin tadi verb 1 + ing? Oke oke Mimin jelasin ya. Dalam penambahan akhiran -ing, dalam bahasa Inggris juga ada ketentuan-ketentuannya ya sobat. Mau tau kan? Kuy langsung aja diperhatikan.

Ketentuan Dalam Membentuk Verb-Ing:

1. Secara umum, verb-ing dibentuk dari verb 1 ditambah -ing.
    Contoh:
    Speak     -> speaking
    Learn      -> learning
    Sing        -> singing

2. Verb 1 yang bersuku kata satu atau lebih, yang berakhiran konsonan dan diawali huruf vokal serta tekanan pengucapannya terletak pada huruf terakhir tersebut, maka huruf konsonan tersebut digandakan atau didobel kemudian baru ditambahkan -ing.
    Contoh:
    Bid        -> bidding
    cut         -> cutting
    put         -> putting
    admit     -> admitting

3. Verb 1 yang bersuku kata dua, berakhiran dengan huruf "l", maka huruf "l" tersebut digandakan kemudian baru ditambahkan -ing.
    Contoh:
    Travel     -> travelling
    Revel      -> revelling

4. Akan tetapi jika Verb 1 yang berakhiran dengan "l" tersebut didahului oleh dua huruf vokal, maka huruf "l"  tersebut tidak digandakan.
    Contoh:
    Sail        -> sailing
    Conceal -> concealing
    Spoil      -> spoiling

5. Verb 1 yang berakhiran vokal "e" dan didahului oleh konsonan, maka huruf "e" dihilangkan kemudian baru ditambahkan -ing.
    Contoh:
    Come    -> coming
    Love      -> loving
    Rise       -> rising

6. Namun jika Verb 1 yang berakhiran huruf "e" tersebut didahului oleh vokal selain "i", maka langsung ditambahkan -ing.
    Contoh:
    Agree    -> agreeing
    See       -> seeing

7. Dan jika Verb 1 yang berakhiran huruf "e" didahului oleh vokal "i", maka "ie" diganti dengan "y" kemudian baru ditambahkan -ing.
    Contoh:
    Lie        -> lying
    Tie        -> tying
    Die       -> dying

Nah jika sudah dibaca, Mimin saranin kalian bikin contoh lagi ya dari rumus yang sudah diberikan. Inget ya sobat-sobat "Practice makes perfect".

Selanjutnya untuk rumus dalam kalimat nominal akan dijelaskan juga. Walaupun jarang digunakan disini Mimin share sebagai pengetahuan ya biar sesuai sama judulnya "Kupas Tuntas" hehe.

Rumus Nominal Present Continuous Tense


Min, koq itu "being" nya di dalam kurung kenapa ya? Pertanyaan yang sangat bagus sobat-sobat. Oke Mimin jelasin ya. Kuy Perhatikan!

Sebenarnya, penggunaan kalimat nominal di dalam Present Continuous Tense itu sama saja dengan dengan Simple Present Tense. Sama-sama di masa sekarang.
Contoh: Iis is a teacher (Iis adalah seorang guru) dan masih menjadi guru. Kalimat nominal ini adalah kalimat nominalnya dari Simple Present maupun Present Continuous. Tapi kenapa di rumus ada "being" nya min? Oke mimin jelasin dibawah ya dan ini jarang sekali digunakan hanya untuk beberapa adjective tertentu saja.

Coba Bandingkan!

  • Tom is foolish. = Foolishness di dalam kalimat itu adalah salah satu karakter biasanya dari si Tom.
  • Bob is being foolish. = Sekarang, pada saat berbicara. Bob sedang melakukan sesuatu yang dianggap si pembicara itu foolish. Belum tentu si Bob itu foolish.
Paham ya dari dua perbedaan diatas. Jadi (being) + adjectives digunakan dalam kalimat progressive untuk menggambarkan a temporary characteristics (karakter/sifat sementara). Namun sangat sedikit adjective yang digunakan disini. Beberapa yang biasa digunakan adalah: foolish, nice, kind, lazy, careful, patient, silly, rude, polite, impolite.

Catatan:

Di dalam the present continuous tense, ada kata kerja yang tidak dapat dibentuk ke dalam bentuk Verb-ing. Biasanya kata kerja tersebut disebut dengan Non-Progressive Verbs, yaitu:

1. Mental State (non action, only in memory)
Contohnya: know, realize, understand, recognize, believe, feel, suppose, think*, imagine, doubt, remember,  forget, want, need, prefer, mean.

2. Emotional State (By your heart)
Contohnya: love, like, appreciate, hate, dislike, fear, envy, mind, care.

3. Possession
Contohnya: possess, have*, own, belong.

4. Sense Perceptions
Contohnya: taste*, smell*, hear, feel*, see*

5. Other Existing States
Contohnya: seem, look*, appear*, cost, owe, weigh*, be*, exist.

Untuk yang diberi tanda bintang (*), biasanya juga bisa digunakan pada progressive verbs, tetapi memiliki arti yang berbeda. Perhatikan contoh di bawah ini, kuy.

1. think
Nonprogressive : I think he is a kind man. (mengira)
Progressive : I am thinking about this grammar. (memikirkan)

2. have
Nonprogressive : He has a car. (memiliki)
Progressive : I am having trouble. She is having a good time. (berbagai pengertian/ bisa tidak diartikan tergantung dari kalimatnya)

3. taste
Nonprogressive : This food tastes good. (rasanya)
Progressive : The chef is tasting the sauce. (mencoba/ mencicipi)

4. smell
Nonprogressive : These flowers smell good. (baunya)
Progressive :  Don is smelling the roses. (mencium-long distance)

5. see
Nonprogressive : I see a butterfly. Do you see it? (melihat)
Progressive : The doctor is seeing the patient. (memeriksa)

6. feel
Nonprogressive : The cat's fur feels soft. (rasanya)
Progressive : Sue is feeling the cat's fur. (meraba)

7. look
Nonprogressive : She looks cold. I will lend her my coat. (kelihatan/ nampak)
Progressive : I am looking out the window. (melihat)

8. appear
Nonprogressive : He appears to be asleep. (tampaknya)
Progressive : The actor is appearing on the stage. (muncul)

9. weigh
Nonprogressive : A piano is heavy. it weighs a lot. (beratnya)
Progressive : The grocer is weighing the bananas. (menimbang)

10. be
Nonprogressive : I am hungry.
Progressive : Bob is being foolish. (temporary character - sementara)

Untuk yang nomor 10 sudah dijelaskan detailnya juga ya sebelumnya tadi.

Alhamdulillah, sudah Mimin jelasin semuanya ya. Semoga sobat-sobat bisa lebih mudah memahami materi ini. Jangan lupa harus terus banyak berlatih ya. Mimin cuma bantu sedikit selebihnya kalian harus banyak berlatih biar lebih paham lagi. Salam Learning, Semangat. Salam Kuy!

   Wassalamu'alikum warahmatullahi wabarakatuh.

Thursday, June 11, 2020

Kupas Tuntas Simple Present Tense


   Assalamu'alaikum sobat kuy.

Pada artikel Mimin sebelumnya, Mimin sudah berbagi sedikit ilmu ya tentang Cara Mudah Menghafal 16 Rumus Tense. Bagi sobat learners yang belum membaca boleh dibaca dulu ya.

Nah kali ini Mimin mau coba share Tenses pertama, yaitu Simple Present Tense. Mimin coba bahas sedetail-detailnya ya supaya sobat-sobat bisa paham dan lebih semangat lagi belajarnya.

Pengertian Simple Present Tense

Apa sih Simple Present Tense itu? Menurut Mimin nih Simple Present Tense itu merupakan suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan kejadian/ aktifitas yang terjadi secara berulang, atau merupakan suatu kebiasaan, dan menyatakan sebuah fakta.

Coba Mimin perjelas dengan menggambarkan grafiknya ya, supaya lebih mudah dipahami.

Gambaran


Garis yang lurus keatas merupakan waktu sekarang. Untuk gambar yang disilang (X) adalah kejadian/ aktifitasnya. Jika ke kiri maka merupakan masa lalu (past) dan ke kanan untuk masa depan (future).

Kenapa itu disilang semua min? Hehe. itu karena sebuah kebiasaan/ aktifitas sehari-hari atau fakta bisa bernilai benar di masa lalu, masa sekarang bahkan di masa yang akan datang.

Rumus Verbal Simple Present Tense



Mimin tulis rumusnya singkat ya. Untuk sobat-sobat yang belum tahu itu S dan O apa ya? Nah, 'S' untuk Subjek dan Objek Mimin singkat menjadi 'O' ya. Untuk yang mungkin belum paham apa itu Subjek dan apa itu Objek Mimin bantu jelasin deh biar sobat-sobat puas.

Jadi, Subjek adalah seseorang/ sesuatu yang melakukan sebuah aktivitas atau kejadian sedangkan Objek adalah seseorang/ sesuatu yang dilibatkan dalam suatu aktivitas atau kejadian. Mimin tambahkan lagi ya. Jika kata kerja yang dilakukan Subjek terhadap Objek itu disebut dengan Predikat atau disini kita kenal sebagai Verb.

Paham ya?? Kalau belum paham coba dibaca lagi dari atas ya, hehe. Coba sekarang Mimin kasih contoh penggunaanya dalam kalimat itu bagaimana ya? kuy perhatikan!

Contoh Penggunaan dalam Kalimat:

(+)  She drinks milk every morning.
(-)  We do not (don't) go to school on Sundays.
(?)  Does mother go to the market on foot? Yes, mother does. / No, mother doesn't.

Nah, sudah kita pelajari ya pola rumus verbal, sekarang Mimin mau bahas nih yang nominal seperti apa ya? Simak ya!

Rumus Nominal Simple Present Tense


Jika pada kalimat verbal predikatnya adalah kata kerja, maka di kalimat nominal predikatnya itu berupa pelengkap (complement) ya sobat-sobat.

Mimin pakai rumus ANA supaya mudah diingetnya, he. A yang pertama untuk Adjectives, N untuk Nouns, dan A yang kedua untuk Adverbs. Pelengkap itu bisa juga kata ganti kepemilkan (Pronouns) ya seperti di judul lagunya Jason Mraz- I'm yours. "yours" adalah kata ganti kepemilikan dari noun "you".

Sekarang Mimin kasih contoh penggunaanya di dalam kalimat ya? Kuy perhatikan lagi!

Contoh Penggunaan dalam Kalimat:

(+)  Three cars are in the garage. (adverb/ kata keterangan tempat)
(-)  Mr. Andi is not an actress. (noun/ kata benda)
(?)  am I handsome? (adjective/ kata sifat)

Selanjutnya, Mimin minta sobat-sobat perbanyak latihan ya pergunakan kalimat verbal maupun nominal ya.

Sekarang, Mimin mau bahas penggunaan akhiran -s/-es dalam kata kerja (verb) ya. Jadi untuk penambahannya itu tidak asal ditambahkan ya sobat learners. Perhatikan lg ya! Kuy...

Penggunaan akhiran -s/-es dalam kata kerja (verb)

  • Jika kata kerja (verb) diakhiri dengan akhiran huruf -ss, -sh, -ch, -x, dan -o, maka ditambahkan akhiran -es. Mimin kasih contoh seperti miss menjadi misses, wash menjadi washes, watch menjadi watches, fix menjadi fixes, go menjadi goes... dan sebagainya ya.
  • Jika kata kerja (verb) yang tidak diakhiri oleh akhiran huruf pada point diatas, sobat learners tinggal menambahkan akhiran -s saja ya. Misalnya learn menjadi learn, walk menjadi walks...dan sebagainya ya.
  • Jika kata kerja (verb) diakhiri dengan akhiran huruf -y, maka ada dua cara nih, perhatikan jangan sampai ketuker ya.
    1. Jika di depan huruf -y itu berupa huruf hidup (vowel) contoh huruh hidup itu a, i, u, e, o. Maka sobat-sobat cukup menambahkan akhiran -s saja setelah huruf -y. Contohnya: enjoy menjadi enjoys, say menjadi says, pay menjadi pays... dan sebagainya.
    2. Jika di depan huruf -y berupa huruf mati (consonant) berarti selain huruf hidup pada point no 1 ya. Maka huruf akhiran -y diganti dengan huruf 'i' dan ditambahkan akhiran -es. Misalnya seperti: study menjadi studies, fly menjadi flies, dry menjadi dries... dan sebagainya.
Kemudian Mimin kasih tau juga beberapa keterangan waktu yang digunakan untuk Simple Present itu biasanya:

  • everyday      = setiap hari
  • every week  = setiap minggu
  • On Sundays = setiap hari Minggu
  • Once a week= sekali seminggu
  • Seldom        = jarang
  • Often           = sering
  • Always        = selalu, dan lain sebagainya.
Cukup sekian belajar kita kali ini, semoga sedikit ilmu dari Mimin bisa bermanfaat ya untuk sobat-sobat semua. Semoga kalian semakin semangat lagi belajarnya. Inget ya kata pepatah "Tidak ada kata terlambat untuk belajar". Semangat! Salam Kuy!

   Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...